Update kehidupan mahasiswa akhir

Kehidupan jelang sidang akhir

1/11/20261 min read

Ahhh, kjsdncksajbjdjbdsnjk, maap-maap sebelumnya. Saya lumayan jengkel hari ini karena sebenernya saya sudah menulis 1/4 tulisan di sini, tapi ternyata belum ke save. AAKHHHHH. Yaah sudahlah. Saya ulang lagiii.

Yaa saya tau kemarin sudah janji bakalan nulis dan ngoceh rajin di sini, tapi yaa ternyata jiwa ini masih malas untuk menulis. Asli saya lupa pas bagian ini tadi nulis apa. Saya lanjut bagian yang ingat aja lah yaa.

Cuaca saat ini di semarang lumayan sering mendung, bahkan beberapa kali hujan lebat disertai angin kencang. Sore ini saya ditemani sebotol golda dingin, minuman favorit beberapa laki-laki belakangan ini. Sebetulnya minggu ini rencana mau bimbingan penelitian saya, supaya draft proposal kemarin setelah seminar tidak menjamur dan menguning. Tapi hari ini saya masih bingung dan stuck, jadi saya mau nulis ini dulu.

Semester kemarin lumayan melelahkan bagi saya, walaupun tidak ada perkuliahan, tetapi sks semester itu digunakan untuk PLP atau magang di sekolah, which is ngajar SMA, dan setelah itu KKN. Selama perkuliahan biasa saya cenderung menjadi mahasiswa kupu-kupu dan pasif (bahkan apatis), ngga ada alasan-alasan sok idealis, karena saya males aja sih. Akibatnya saya kurang punya teman dari berbagai jurusan dan fakultas, dan kurang punya teman dengan latar dan kehidupan yang jauh berbeda dengan saya. KKN dan PLP kemarin membuka pikiran saya tentang beberapa hal dan menambah pengalaman baru. Untuk kali saya ceritakan hanya beberapa saja, mungkin kelanjutannya saya kasih di lain waktu, kalo tidak malas hehe.

Belajar berbaur dengan masyarakat. Saya kurang begitu suka ikut campur urusan orang, baik itu urusan personal maupun urusan umum.